Seperti yang kita ketahu bersama, Honda Beat menyandang status
sebagai motor terlaris di Indonesia. Kepopuleran Honda Beat tidak lepas
dari harganya yang murah. Motor ini bisa kita dapatkan dengan harga 14
Jutaan sampai 16 Jutaan, karena tersedia tiga varian berbeda yang bisa
masbro pilih sesuai dengan style masbro dalam berkendara. Dimana untuk
varian termurah adalah Beat Pop, lalu ada Beat eSP dan yang termahal
adalah Beat Street.
Sejarahnya, Honda Beat pertama kali diproduksi
pada tahun 2008. Saat pertama kali dipasarkan, Honda Beat langsung
berhadapan dengan Yamaha Mio dan Suzuki Spin. Motor matic murah
ini langsung menjadi idola masyrakat Indonesia, dan pada bulan Oktober
2012, Astra Honda Motor merilis varian baru yang dilengkapi sistem
pembakaran injeksi (PGM-FI). Kemudian pada bulan Desember 2017, Honda
melakukan penyegaran dengan menambahkan fiur eSP (Enhanced Smat Power)
dan ISS (Idling Stop System).
Dari tahun ke tahun Honda Beat selalu bertambah canggih, dan kini
muncul Honda Beat Street yang menawarkan desain lebih macho dibandingkan
motor matic pada umumnya. Desain Beat Street terlihat mirip motor
Adventure, sehingga motor ini bisa bersaing melawan Yamaha X Ride.
Sayangnya Honda masih menggunakan mesin berkapasitas 110cc. Padahal
Yamaha telah beralih menggunakan mesin 125cc yang lebih bertenaga.
Masbro tidak perlu kecewa, karena motor matic ini tetap yang teririt.
Yah,
Honda Beat Street menjadi salah satu motor matic paling irit di
Indonesia. Kelebihan ini tak lepas dari beragam teknologi canggih yang
dimilikinya. Alhasil kita bisa berkendara dengan nyaman, tanpa perlu
takut kehabisan bensin. Tak hanya itu, Honda juga melengkapi Beat Street
dengan beragam fitur canggih yang kita jumpai pada Honda Vario 150.
Desain & Dimensi
| Dimensi | 1.856 x 741 x 1.054 |
| Berat | 94 kg |
| Kapasitas Tangki | 4.0 Liter |
| Tinggi Tempat Duduk | 740 mm |
| Jarak Sumbu Roda | 1.256 mm |
| Ground Clearance | 146 mm |
Spesifikasi Mesin
| Tipe | 4-langkah, SOHC dengan pendinginan udara, eSP |
| Kapasitas | 108,2 cm3 |
| Daya Maksimum | 6.38 kW (8.68 PS) / 7.500 rpm |
| Torsi Maksimum | 9,01 Nm (0,92 kgf.m) / 6.500 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Fuel Injection (PGM-Fi) |
| Tipe Starter | ACG Starter, pedal & elekterik |
| Tipe Transmsi | Otomatis, V-Matic |
| Bore X Stroke | 50 x 55,1 mm |
| Kompresi | 9,5 : 1 |
| Tipe Kopling | Otomatis, sentrifugal, tipe kering |
Pengereman dan Kaki-Kaki
| Rangka | Underbone |
| Suspensi depan | Teleskopik |
| Suspensi belakang | Lengan ayun dengan peredam kejut tunggal |
| Ukuran Ban Depan | Velg 14 inci 80/90 – 14 M/C 40P Tubeless |
| Ukuran Ban Belakang | Velg 14 inci 90/90 – 14 M/C 46P Tubeless |
| Rem Depan | Cakram |
| Rem Belakang | Tromol |
Fitur dan Kelistrikan
| stem Pengapian | Full Transisterized, Baterai |
| Tipe Busi | NGK MR9C-9N |
Info lebih
lanjut Hub :
Telp/ Sms /
WA : 08115777799 [Adit]
✳Klik Link WA fast respon di bawah ini✳




Tidak ada komentar:
Posting Komentar